Proposisi
adalah suatu ekspresi verbal dari keputusan yang berisi pengakuan atau
pengingkaran sesuatu predikat terhadap suatu yang lain, yang dapat dinilai
bener atau salah.
Jenis-jenis
proposisi terbagi menjadi :
1. Proposisi berdasarkan Bentuk :
a. Proposisi
tunggal adalah proposisi yang memiliki 1 subjek dan 1 predikat.
Contoh : Ibu menari
b. Proposisi
majemuk adalah proposisi yang memiliki 1 subjek dan lebih dari 1 predikat.
Contoh : Ayu belajar bermain gitar dan menari di studio
2.Proposisi berdasarkan Sifat :
a. Proposisi
Kategorial adalah proposisi dimana hubungan antara subyek dan predikatnya
mempunyai syarat apapun
Contoh : Semua
Perempuan di indonesia akan mengalami Menstruasi
b. Proposisi
kondisional adalah proposisi dimana hubungan antara subjek dan predikat
membutuhkan syarat tertentu.
Contoh :
Jika yogi lulus UN maka saya akan berikan hadiah
3. Proposisi berdasarkan kualitas:
a.
proporsisi positif, yaitu proporsisi dimana predikatnya mendukung atau
membenarkan subjeknya.
Contoh :
Semua gajah berbadan besar
b.
proporsisi negatif, yaitu proporsisi dimana predikatnya menolak atau tidak
mendukung subjeknya.
Contoh :
Tidak ada wanita yang berjenggot
4. proporsisi berdasarkan kuantitas:
a. proporsisi
universal, yaitu proporsisi dimana predikatnya mendukung atau mengingkari
semua.
Contoh :
Semua warga Indonesia mememiliki KTP
b.
proporsisi spesifik / khusus, yaitu proporsisi yang predikatnya membenarkan
sebagian subjek.
Contoh :
Tidak semua murid patuh kepada gurunya.
Berdasarkan dua jenis proposisi, yaitu berdasarkan kualitas
(positif dan negatif) dan berdasarkan kuantitas (umum dan khusus) ditemukan
empat macam proposisi, yaitu
1) Proposisi umum-positif -- disebut proposisi A
2) Proposisi umum-negatif -- disebut proposisi E
3) Proposisi khusus-positif -- disebut proposisi I
4) Proposisi umum-negatif -- disebut proposisi O
Proposisi umum-positif adalah proposisi yang predikatnya membenarkan keseluruhan subjek. (A)
Contoh:
a) Semua mahasiswa adalah lulusan SMTA.
b) Semua karya ilmiah mempunyai daftar pustaka.
Proposisi umum-negatif adalah proposisi yang predikatnya mengingkari keseluruhan subjek. (E)
Contoh:
a) Tidak seorang mahasiswa pun lulusan SMTP.
b) Tidak seekor gajah pun berekor enam.
Proposisi khusus-positif adalah proposisi yang predikatnya memcobenarkan sebagian subjek. (I)
Contoh:
a) Sebagian mahasiswa adalah anak pejabat.
b) Sebagian perguruan tinggi dikelola oleh yayasan.
Proposisi khusus-negatif adalah proposisi yang predikatnya mengingkari sebagian subjek. (O)
Contoh:
a) Sebagian mahasiswa tidak mempunyai mobil.
b) Sebagian perguruan tinggi tidak dikelola oleh yayasan.
1) Proposisi umum-positif -- disebut proposisi A
2) Proposisi umum-negatif -- disebut proposisi E
3) Proposisi khusus-positif -- disebut proposisi I
4) Proposisi umum-negatif -- disebut proposisi O
Proposisi umum-positif adalah proposisi yang predikatnya membenarkan keseluruhan subjek. (A)
Contoh:
a) Semua mahasiswa adalah lulusan SMTA.
b) Semua karya ilmiah mempunyai daftar pustaka.
Proposisi umum-negatif adalah proposisi yang predikatnya mengingkari keseluruhan subjek. (E)
Contoh:
a) Tidak seorang mahasiswa pun lulusan SMTP.
b) Tidak seekor gajah pun berekor enam.
Proposisi khusus-positif adalah proposisi yang predikatnya memcobenarkan sebagian subjek. (I)
Contoh:
a) Sebagian mahasiswa adalah anak pejabat.
b) Sebagian perguruan tinggi dikelola oleh yayasan.
Proposisi khusus-negatif adalah proposisi yang predikatnya mengingkari sebagian subjek. (O)
Contoh:
a) Sebagian mahasiswa tidak mempunyai mobil.
b) Sebagian perguruan tinggi tidak dikelola oleh yayasan.