Materi adalah setiap
objek atau bahan yang membutuhkan ruang, yang jumlahnya diukur oleh suatu sifat yang disebut massa. Secara umum materi
dapat juga didefinisikan sebagai sesuatu yang memiliki massa dan menempati volume.
Materi tersusun atas molekul-molekul,
dan molekul pun tersusun atas atom-atom. Materi umumnya dapat dijumpai dalam empat fase
berbeda, yaitu padat,
cairan,
gas, dan plasma (wujud zat). Namun demikian, terdapat
pula fase materi yang lain, seperti kondensat Bose-Einstein.
Sifat-sifat materi:
1. Intensif
: kualitas yang bersifat khas dari tiap contoh suatu zat, tidak peduli bentuk
dan ukuran.
2. Ekstensif
: sifat yang tidak khas dari zat dan tergantung dari ukuran dan bentuk zat
tersebut.
Penggolongan Materi :
1.
Zat murni/tunggal : - Unsur (homogen)
- Senyawa (homogen)
- Senyawa (homogen)
2.
Zat campuran : - Larutan (heterogen)
- Koloid (heterogen)
- Suspensi (heterogen)
- Koloid (heterogen)
- Suspensi (heterogen)
Energi
dapat didefinisikan sebagai kekuatan yang dimiliki oleh suatu benda sehingga
mampu untuk melakukan kerja. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk
yang lain, perubahan ini disebut transformasi energi. Walaupun demikian, energi
tidak dapat dimusnahkan dan dibuah. Hal ini disebut hukum kekekalan energi.
Satuan
SI untuk energi dan kerja adalah joule (J), dinamakan untuk
menghormati James Prescott Joule dan percobaannya
dalam persamaan
mekanik panas. Dalam istilah yang lebih mendasar 1 joule sama dengan
1 newton-meter
dan, dalam istilah satuan dasar SI, 1 J
sama dengan 1 kg m2 s−2.
Energi banyak sekali bentuknya, berikut ini adalah beberapa jenis energi yang
dapat kita temui sehari-hari :
·
Energi matahari
·
Energi listrik
·
Energi kinetik
·
Energi panas
·
Energi nuklir
·
Energi kimia, dll
Energi dapat
memindahkan materi dari suatu tempat ke tempat lain. Materi dan energi berasal
dari asal yang sama, dan dapat diubah-ubah dari satu bentuk ke bentuk lain.
Masing-masing juga dapat dibagi lagi menjadi banyak fase dan bentuk. Sungguh,
suatu mahakreasi yang luar biasa.
2.
ALAM SEMESTA
DAN TATA SURYA
Alam
Semesta dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dianggap ada secara
fisik, seluruh ruang
dan waktu,
dan segala bentuk materi
serta energi.
Istilah Semesta atau Jagad Raya dapat digunakan dalam indra kontekstual yang
sedikit berbeda, yang menunjukkan konsep-konsep seperti kosmos, dunia,
atau alam.
Pengertian alam semesta mencakup
tentang mikrokosmos dan makrokosmos. Mikrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai
ukuran yang sangat kecil, misalnya atom, elektron, sel, amuba, dan sebagainya.
Sedang makrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai ukuran yang sangat besar,
misalnya bintang, planet, satelit. Para ahli astronomi menggunakan
istilah alam semesta dalam pengertian tentang ruang angkasa dan benda-benda
langit yang ada di dalamnya.
Tata Surya
adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang
yang disebut Matahari
dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.
Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang
sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet
kerdil/katai, 173 satelit alami
yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid,
komet)
lainnya.
Tata Surya terbagi menjadi Matahari,
empat planet bagian
dalam, sabuk
asteroid, empat planet bagian
luar, dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper
dan piringan
tersebar. Awan Oort
diperkirakan terletak di daerah
terjauh yang berjarak sekitar seribu kali di luar bagian yang
terluar.
a. Planet
merupakan anggota tata surya yang berukuran besar. Selain berevolusi, planet
juga melakukan rotasi. yaitu berputar pada sumbunya. Semua sumbu rotasi planet
hampir mendekati tegak lurus terhadap bidang orbitnya, kecuali sumbu rotasi
planet Uranus. Sumbu rotasi planet Uranus hampir sejajar terhadap bidang
orbitnya. Setiap planet mempunyai periode revolusi dan rotasi tertentu. Sampai
sekarang, jumlah planet anggota tara surya yang telah diketahui ada 8 buah.
Planet-planet tersebut adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus,
Uranus. dan Neptunus.
b.
Komet adalah si rambut panjang. Komet merupkan
anggota tata surya yang mempunyai orbit sangat lonjong. Jumlah komet banyak
sekali. Orbit komet membentuk sudut terhadap ekliptika. Oleh karena itu,
periode komet sangat besar. Itulah sebabnya, komet terlihat pada selang waktu
yang sangat lama.
c. Di
angkasa terdapat benda langit yang jumlahnya tak terhingga. Benda itu ukurannya
kecil dan orbitnya tidak beraturan. Benda-benda tersebut disebut meteoroid.
Meteoroid yang meluncur ke bumi dan mengeluarkan lintasan cahaya disebut
meteor. Lintasan cahaya itu terjadi karena adanya gesekan dengan atmosfer bumi
Walaupun jarang sekali terjadi, meteoroid tersebut ada juga yang sampai ke
permukaan bunii (tidak habis terbakar). Meteoroid yang sampai ke permukaan bumi
disebut meteorit. Meteorit ini dapat menimbulkan gempa bumi dan kawah yang
besar.
d. Di
antara orbit planet Mars dan Yupiter terdapat lebih dari seratus ribu
benda-benda langit. Di antara benda-benda tersebut yang sudah dapat
diidentifikasi kira-kira 2.000 jenis. Benda-benda tersebut dinamakan asteroid.
Asteroid artinya yang menyerupai bintang. Sifat benda-benda tersebut diduga
sama dengan planet. Hanya, ukurannya lebih kecil. Oleh karena itu, asteroid
juga sering disebut planetoid.
3.
BIOSFER DAN
MAKHLUK HIDUP
Biosfer
adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan,
dan air,
yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik
berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer
adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan
hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer
(batuan), hidrosfer
(air), dan atmosfer
(udara) Bumi. Bumi
hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung
kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 miliar tahun
dari 4,5 miliar tahun usia Bumi.
Dalam biologi
dan ekologi,
organisme (bahasa Yunani: organon
yang berarti alat) adalah
kumpulan molekul-molekul
yang saling memengaruhi sedemikian sehingga berfungsi secara stabil dan
memiliki sifat hidup.
Istilah organisme kompleks mengacu pada
organisme yang memiliki lebih dari satu sel. nama lainya yang
sering disebut selain organisme adalah makhluk hidup. Organisme terdiri
dari manusia ,tumbuhan, hewan, serta mikro organisme.
Ciri-ciri yang umum didapati
pada banyak organisme adalah sebagai berikut:
- Memerlukan nutrisi
- Bernafas
- Bergerak
- Tumbuh
- Berkembang biak
- Peka terhadap rangsang
- Beradaptasi, serta terdapat susunan kimia
- Mengeluarkan zat sisa
Namun
demikian, ciri-ciri tersebut tidaklah universal. Mikroorganisme
seperti misalnya bakteri
tidaklah bernapas, namun menggunakan jalur kimiawi lain. Banyak organisme yang
tidak mampu bergerak secara independen dan banyak organisme tidak dapat
berkembang biak, walaupun spesiesnya mampu.
Urutan klasifikasi dari tingkatan
yang terbesar hingga terkecil adalah sebagai berikut:
1. kingdom
(kerajaan)
2. divisio atau filum
3. kelas (classis)
4. ordo (bangsa)
5. famili (suku)
6. genus (marga)
7. spesies (jenis)
2. divisio atau filum
3. kelas (classis)
4. ordo (bangsa)
5. famili (suku)
6. genus (marga)
7. spesies (jenis)
4.
MANUSIA DAN
LINGKUNGAN HIDUP
Manusia
atau orang dapat diartikan
berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan,
atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens
(Bahasa Latin
yang berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primata
dari golongan mamalia
yang dilengkapi otak
berkemampuan tinggi.
Dalam hal
kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di
mana, dalam agama,
dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup;
dalam mitos,
mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi
kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya,
organisasi mereka dalam masyarakat majemuk
serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk
membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Penggolongan
manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis
kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru
lahir entah laki-laki
atau perempuan.
Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan
dikenal sebagai putri
dan perempuan dewasa sebagai wanita.
Penggolongan
lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak,
remaja,
akil balik,
pemuda/i, dewasa, dan
(orang) tua. Selain itu masih banyak
penggolongan-penggolongan yang lainnya, berdasarkan ciri-ciri fisik (warna
kulit, rambut, mata; bentuk hidung; tinggi badan), afiliasi sosio-politik-agama
(penganut agama/kepercayaan XYZ, warga negara XYZ, anggota partai XYZ),
hubungan kekerabatan (keluarga: keluarga dekat, keluarga jauh, keluarga tiri,
keluarga angkat, keluarga asuh; teman; musuh) dan lain sebagainya.
Lingkungan
adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam
seperti tanah,
air, energi surya,
mineral,
serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan
kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana
menggunakan lingkungan fisik tersebut.
Lingkungan
terdiri dari komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa
seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sedangkan komponen
biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia dan
mikro-organisme
(virus dan bakteri).
Ilmu yang mempelajari lingkungan
adalah ilmu lingkungan atau ekologi.
Ilmu lingkungan adalah cabang dari ilmu biologi.
5.
PENGERTIAN
ILMU ALAMIAH DASAR
Ilmu Alamiah Dasar adalah suatu ilmu
atau bidang studi yang mempelajari sifat kealaman alam semesta yang sangat luas
ini, serta berhubungan lansung dengan kehidupan manusia, jadi ilmu alam dan
kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya sangat berguna untuk di pelajari
untuk lebih mendalami dan menarik suatu kesimpulan bahwa taraf hidup manusia
dapat kita tingkatkan dengan mengeksploitasi keutungan dalam mempelajari ilmu
alam tersebut.
Tujuan Ilmu Alamiah Dasar terbagi dua,yaitu
:
Tujuan secara Instruksional
Umum
Tujuannya yaitu dapat mengetahui
sifat kealaman alam semesta serta hubungannya dengan kehidupan makhluk hidup di
dalamnya sehingga tercipta suatu metode atau bidang studi yang berfungsi
meningkatkan peradaban manusia dan mengeksploitasi keuntungan yang dapat di
peroleh.
Tujuan secara Instruksional Khusus
1. Dapat
mengemukakan perkembangan naluri setiap manusia.
2. Dapat
mengemukakan sifat keingintahuan manusia serta proses yang di tempuh manusia
dalam memenuhi sifat keingintahuan tersebut.
3.
memberikan alasan yang jelas tentang keberadaan mitos yang berkembang di dalam
masyarakat dan membuktikan kebenarannya.
Oleh karena
itu berdasarkan dengan sekumpulan materi yang menjelaskan tentang ilmu
pengetahuan terkhususnya Ilmu alamiah dasar dapat kita simpulkan bahwa penting
untuk seluruh manusia untuk mengkaji lebih mendalam tentang bidang studi
tersebut dan memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya sehingga dapat di
terapkan demi kebaikan manusia dan alam.sekian ulasan saya mengenai ilmu
alamiah dasar dan mudah-mudahan bermanfat.
6.
PERANAN DAN
ILMU ALAMIAH DAN TEKNOLOGI
Ilmu
pengetahuan alam bermula dari rasa ingin tahu, yang merupakan suatu ciri khas
manusia.Manusia mempunyai rasa ingin tahu tentang benda-benda di alam sekitarnya,bulan,bintang,
dan matahari, bahkan ingin tahu tentang dirinya sendiri (Antroposentris).
Rasa ingin
tahu tidak dimiliki oleh makhluk lain seperti batu,tanah sungai, dan sungai.
Air dan udara memang bergerak dari satu tempat ke tempat lain, namun gerakannya
itu bukanlah atas kehendaknya sendiri, tetapi akibat darin pengaruh ilmiah yang
bersifat kekal.
Manusia mampu menggunakan pengetahuannya yang terdahulu untuk
dikombinasikan dengan pengetahuannya yang baru sehingga menjadi suatu akumulasi
pengetahuan. Sebagai ilustrasi, kita bayangkan saja manusia purba zaman dahulu
yang hidup di gua-gua atau di atas pohon. Karena kemampuan berfikirya tidak
semata-mata didorong oleh mempertahankan kelestarian hidupnya,tetapjuga untuk
membuat hidupnya lebih menyenangkan, mereka mampu membuat rumah diatas
tiang-tiang kayu yang kokoh.
Bahkan, sekarang manusia mampu membuat istana mauoun gedung-gedung pencakar
langit.Bandingkan dengan burung tempua dengan sarangnya yang indah tak
mengalami perubahan sepanjang masa. Demikian juga harimau yang hidup dalam gua
atau monyet yang juga tidak mengalami perubahan sepanjang zaman.
Rasa ingin tahu manusia yang terus berkembang dan seolah-olah tanpa batas
itu menimbulkan perbendaharaan pengetahuan pada manusia itu sendiri. Hal ini
tidak saja meliputi kebutuhan –kebutuhan praktis untuk hidupnya sehari-hari,
seperti bercocok tanam atau membuat panah atau lembing untuk berburu, tetapi
juga berkembang sampai pada hal-hal yang menyangkut keindahan.
Semakin
hari semakin berkembang sehingga orang sulit mempelajari secara keseluruhan.
Orang tidak lagi menjadi ahli dalam banyak bidang ilmu, karena masing-masing
ilmu sudah semakin luas dan mendalam. Pemisahan atau pembagian ilmu ini terjadi
karena ilmu pengetahuan berkembang dan proses perkembangannya memerlukan waktu
yang relatif lama. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan ternyata terlihat ada
kecenderungan beberapa ilmu bertemu kembali, karena pada hakikatnya mereka
berada dalam satu unit.
Pada mulanya, antara ilmu pengetahuan dan teknologi
itu tidak selalu ada kaitannya, maksudnya suatu pengetahuan tidak harus menjadi
ilmu terlebih dahulu. Contohnya pada zaman dahulu orang membuat perahu dengan
metode coba-coba, dengan kata lain orang sudah membuat perahu untuk memenuhi
kebutuhannya sebelum ada “ilmu” membuat perahu. Sekarang ilmu dan teknologi
tidak lagi berdiri sendiri. Sains dan teknologi selalu saling menunjang
sehingga dapat maju dengan pesat.
Setelah
mempelajari perkembangan peradaban manusia sampai zaman di mana manusia
menggunakan energi dari fosil maka pada bagian ini akan dijelaskan, bagaimana
kehidupan manusia sekarang sudah sangat dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan yang
semakin dikembangkan.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar