Selasa, 07 Januari 2014

Tugas Individu Ilmu Alamiah Dasar

1.      MATERI DAN ENERGI
Materi adalah setiap objek atau bahan yang membutuhkan ruang, yang jumlahnya diukur oleh suatu sifat yang disebut massa. Secara umum materi dapat juga didefinisikan sebagai sesuatu yang memiliki massa dan menempati volume.
Materi tersusun atas molekul-molekul, dan molekul pun tersusun atas atom-atom. Materi umumnya dapat dijumpai dalam empat fase berbeda, yaitu padat, cairan, gas, dan plasma (wujud zat). Namun demikian, terdapat pula fase materi yang lain, seperti kondensat Bose-Einstein.
Sifat-sifat materi:
1.      Intensif : kualitas yang bersifat khas dari tiap contoh suatu zat, tidak peduli bentuk dan ukuran.
2.      Ekstensif : sifat yang tidak khas dari zat dan tergantung dari ukuran dan bentuk zat tersebut.
Penggolongan Materi :
1.      Zat murni/tunggal  :           - Unsur            (homogen)
                                                  - Senyawa       (homogen)
2.      Zat campuran         :           - Larutan         (heterogen)
                                          - Koloid           (heterogen)
                                          - Suspensi        (heterogen)
Energi dapat didefinisikan sebagai kekuatan yang dimiliki oleh suatu benda sehingga mampu untuk melakukan kerja. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, perubahan ini disebut transformasi energi. Walaupun demikian, energi tidak dapat dimusnahkan dan dibuah. Hal ini disebut hukum kekekalan energi.
Satuan SI untuk energi dan kerja adalah joule (J), dinamakan untuk menghormati James Prescott Joule dan percobaannya dalam persamaan mekanik panas. Dalam istilah yang lebih mendasar 1 joule sama dengan 1 newton-meter dan, dalam istilah satuan dasar SI, 1 J sama dengan 1 kg m2 s−2. Energi banyak sekali bentuknya, berikut ini adalah beberapa jenis energi yang dapat kita temui sehari-hari :
·         Energi matahari
·         Energi listrik
·         Energi kinetik
·         Energi panas
·         Energi nuklir
·         Energi kimia, dll
Energi dapat memindahkan materi dari suatu tempat ke tempat lain. Materi dan energi berasal dari asal yang sama, dan dapat diubah-ubah dari satu bentuk ke bentuk lain. Masing-masing juga dapat dibagi lagi menjadi banyak fase dan bentuk. Sungguh, suatu mahakreasi yang luar biasa.
2.      ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA
Alam Semesta dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dianggap ada secara fisik, seluruh ruang dan waktu, dan segala bentuk materi serta energi. Istilah Semesta atau Jagad Raya dapat digunakan dalam indra kontekstual yang sedikit berbeda, yang menunjukkan konsep-konsep seperti kosmos, dunia, atau alam.
Pengertian alam semesta mencakup tentang mikrokosmos dan makrokosmos. Mikrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai ukuran yang sangat kecil, misalnya atom, elektron, sel, amuba, dan sebagainya. Sedang makrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai ukuran yang sangat besar, misalnya bintang, planet, satelit. Para ahli astronomi menggunakan istilah alam semesta dalam pengertian tentang ruang angkasa dan benda-benda langit yang ada di dalamnya.
Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.
Tata Surya terbagi menjadi Matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian luar, dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper dan piringan tersebar. Awan Oort diperkirakan terletak di daerah terjauh yang berjarak sekitar seribu kali di luar bagian yang terluar.
a.       Planet merupakan anggota tata surya yang berukuran besar. Selain berevolusi, planet juga melakukan rotasi. yaitu berputar pada sumbunya. Semua sumbu rotasi planet hampir mendekati tegak lurus terhadap bidang orbitnya, kecuali sumbu rotasi planet Uranus. Sumbu rotasi planet Uranus hampir sejajar terhadap bidang orbitnya. Setiap planet mempunyai periode revolusi dan rotasi tertentu. Sampai sekarang, jumlah planet anggota tara surya yang telah diketahui ada 8 buah. Planet-planet tersebut adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus. dan Neptunus.

b.      Komet adalah si rambut panjang. Komet merupkan anggota tata surya yang mempunyai orbit sangat lonjong. Jumlah komet banyak sekali. Orbit komet membentuk sudut terhadap ekliptika. Oleh karena itu, periode komet sangat besar. Itulah sebabnya, komet terlihat pada selang waktu yang sangat lama.

c.       Di angkasa terdapat benda langit yang jumlahnya tak terhingga. Benda itu ukurannya kecil dan orbitnya tidak beraturan. Benda-benda tersebut disebut meteoroid. Meteoroid yang meluncur ke bumi dan mengeluarkan lintasan cahaya disebut meteor. Lintasan cahaya itu terjadi karena adanya gesekan dengan atmosfer bumi Walaupun jarang sekali terjadi, meteoroid tersebut ada juga yang sampai ke permukaan bunii (tidak habis terbakar). Meteoroid yang sampai ke permukaan bumi disebut meteorit. Meteorit ini dapat menimbulkan gempa bumi dan kawah yang besar.

d.      Di antara orbit planet Mars dan Yupiter terdapat lebih dari seratus ribu benda-benda langit. Di antara benda-benda tersebut yang sudah dapat diidentifikasi kira-kira 2.000 jenis. Benda-benda tersebut dinamakan asteroid. Asteroid artinya yang menyerupai bintang. Sifat benda-benda tersebut diduga sama dengan planet. Hanya, ukurannya lebih kecil. Oleh karena itu, asteroid juga sering disebut planetoid.
3.      BIOSFER DAN MAKHLUK HIDUP
Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 miliar tahun dari 4,5 miliar tahun usia Bumi.
Dalam biologi dan ekologi, organisme (bahasa Yunani: organon yang berarti alat) adalah kumpulan molekul-molekul yang saling memengaruhi sedemikian sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat hidup.
Istilah organisme kompleks mengacu pada organisme yang memiliki lebih dari satu sel. nama lainya yang sering disebut selain organisme adalah makhluk hidup. Organisme terdiri dari manusia ,tumbuhan, hewan, serta mikro organisme.
Ciri-ciri yang umum didapati pada banyak organisme adalah sebagai berikut:
Namun demikian, ciri-ciri tersebut tidaklah universal. Mikroorganisme seperti misalnya bakteri tidaklah bernapas, namun menggunakan jalur kimiawi lain. Banyak organisme yang tidak mampu bergerak secara independen dan banyak organisme tidak dapat berkembang biak, walaupun spesiesnya mampu.
Urutan klasifikasi dari tingkatan yang terbesar hingga terkecil adalah sebagai berikut:
1. kingdom (kerajaan)
2. divisio atau filum
3. kelas (classis)
4. ordo (bangsa)
5. famili (suku)
6. genus (marga)
7. spesies (jenis)
4.      MANUSIA DAN LINGKUNGAN HIDUP
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.
Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan. Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.
Penggolongan lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja, akil balik, pemuda/i, dewasa, dan (orang) tua. Selain itu masih banyak penggolongan-penggolongan yang lainnya, berdasarkan ciri-ciri fisik (warna kulit, rambut, mata; bentuk hidung; tinggi badan), afiliasi sosio-politik-agama (penganut agama/kepercayaan XYZ, warga negara XYZ, anggota partai XYZ), hubungan kekerabatan (keluarga: keluarga dekat, keluarga jauh, keluarga tiri, keluarga angkat, keluarga asuh; teman; musuh) dan lain sebagainya.
Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut.
Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia dan mikro-organisme (virus dan bakteri).
Ilmu yang mempelajari lingkungan adalah ilmu lingkungan atau ekologi. Ilmu lingkungan adalah cabang dari ilmu biologi.
5.      PENGERTIAN ILMU ALAMIAH DASAR
Ilmu Alamiah Dasar adalah suatu ilmu atau bidang studi yang mempelajari sifat kealaman alam semesta yang sangat luas ini, serta berhubungan lansung dengan kehidupan manusia, jadi ilmu alam dan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya sangat berguna untuk di pelajari untuk lebih mendalami dan menarik suatu kesimpulan bahwa taraf hidup manusia dapat kita tingkatkan dengan mengeksploitasi keutungan dalam mempelajari ilmu alam tersebut.
Tujuan Ilmu Alamiah Dasar terbagi dua,yaitu :
Tujuan secara Instruksional  Umum
Tujuannya yaitu dapat mengetahui sifat kealaman alam semesta serta hubungannya dengan kehidupan makhluk hidup di dalamnya sehingga tercipta suatu metode atau bidang studi yang berfungsi meningkatkan peradaban manusia dan mengeksploitasi keuntungan yang dapat di peroleh.
Tujuan secara Instruksional Khusus
1. Dapat mengemukakan perkembangan naluri setiap manusia.
2. Dapat mengemukakan sifat keingintahuan manusia serta proses yang di tempuh manusia dalam memenuhi sifat keingintahuan tersebut.
3. memberikan alasan yang jelas tentang keberadaan mitos yang berkembang di dalam masyarakat dan membuktikan kebenarannya.
Oleh karena itu berdasarkan dengan sekumpulan materi yang menjelaskan tentang ilmu pengetahuan terkhususnya Ilmu alamiah dasar dapat kita simpulkan bahwa penting untuk seluruh manusia untuk mengkaji lebih mendalam tentang bidang studi tersebut dan memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya sehingga dapat di terapkan demi kebaikan manusia dan alam.sekian ulasan saya mengenai ilmu alamiah dasar dan mudah-mudahan bermanfat.
6.      PERANAN DAN ILMU ALAMIAH DAN TEKNOLOGI
Ilmu pengetahuan alam bermula dari rasa ingin tahu, yang merupakan suatu ciri khas manusia.Manusia mempunyai rasa ingin tahu tentang benda-benda di alam sekitarnya,bulan,bintang, dan matahari, bahkan ingin tahu tentang dirinya sendiri (Antroposentris).

Rasa ingin tahu tidak dimiliki oleh makhluk lain seperti batu,tanah sungai, dan sungai. Air dan udara memang bergerak dari satu tempat ke tempat lain, namun gerakannya itu bukanlah atas kehendaknya sendiri, tetapi akibat darin pengaruh ilmiah yang bersifat kekal.
Manusia mampu menggunakan pengetahuannya yang terdahulu untuk dikombinasikan dengan pengetahuannya yang baru sehingga menjadi suatu akumulasi pengetahuan. Sebagai ilustrasi, kita bayangkan saja manusia purba zaman dahulu yang hidup di gua-gua atau di atas pohon. Karena kemampuan berfikirya tidak semata-mata didorong oleh mempertahankan kelestarian hidupnya,tetapjuga untuk membuat hidupnya lebih menyenangkan, mereka mampu membuat rumah diatas tiang-tiang kayu yang kokoh.
Bahkan, sekarang manusia mampu membuat istana mauoun gedung-gedung pencakar langit.Bandingkan dengan burung tempua dengan sarangnya yang indah tak mengalami perubahan sepanjang masa. Demikian juga harimau yang hidup dalam gua atau monyet yang juga tidak mengalami perubahan sepanjang zaman.
Rasa ingin tahu manusia yang terus berkembang dan seolah-olah tanpa batas itu menimbulkan perbendaharaan pengetahuan pada manusia itu sendiri. Hal ini tidak saja meliputi kebutuhan –kebutuhan praktis untuk hidupnya sehari-hari, seperti bercocok tanam atau membuat panah atau lembing untuk berburu, tetapi juga berkembang sampai pada hal-hal yang menyangkut keindahan.
Semakin hari semakin berkembang sehingga orang sulit mempelajari secara keseluruhan. Orang tidak lagi menjadi ahli dalam banyak bidang ilmu, karena masing-masing ilmu sudah semakin luas dan mendalam. Pemisahan atau pembagian ilmu ini terjadi karena ilmu pengetahuan berkembang dan proses perkembangannya memerlukan waktu yang relatif lama. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan ternyata terlihat ada kecenderungan beberapa ilmu bertemu kembali, karena pada hakikatnya mereka berada dalam satu unit.

Pada mulanya, antara ilmu pengetahuan dan teknologi itu tidak selalu ada kaitannya, maksudnya suatu pengetahuan tidak harus menjadi ilmu terlebih dahulu. Contohnya pada zaman dahulu orang membuat perahu dengan metode coba-coba, dengan kata lain orang sudah membuat perahu untuk memenuhi kebutuhannya sebelum ada “ilmu” membuat perahu. Sekarang ilmu dan teknologi tidak lagi berdiri sendiri. Sains dan teknologi selalu saling menunjang sehingga dapat maju dengan pesat. 
Setelah mempelajari perkembangan peradaban manusia sampai zaman di mana manusia menggunakan energi dari fosil maka pada bagian ini akan dijelaskan, bagaimana kehidupan manusia sekarang sudah sangat dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan yang semakin dikembangkan.

Sumber :
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar